@extends(Auth::check() ? (auth()->user()->role === 'admin' ? 'layouts.app' : 'layouts.montir') : 'layouts.app') @section('title', 'Panduan Penggunaan Alat') @section('content')
Tata cara operasional standar untuk setiap alat inspeksi di MerapiSpector.
Keakuratan data inspeksi sangat bergantung pada penggunaan alat yang benar. Pastikan Anda mengenali tipe kendaraan dan melakukan kalibrasi sebelum memulai pengecekan.
Mengukur ketebalan lapisan cat di atas permukaan logam untuk mendeteksi bekas perbaikan body atau cat ulang.
STEP 1: Tekan Power + Gauge Atas hingga muncul CAL.
STEP 2: Letakkan pada plat kosong (0.00mm), lalu akan muncul 0.05mm.
STEP 3: Gunakan mikron fiber 0.05mm, ulangi hingga mencapai 2.00mm.
Mengevaluasi tegangan (voltage) dan kesehatan (health) sel aki kendaraan.
Sambungkan Merah(+) ke positif dan Hitam(-) ke negatif.
Pilih konfigurasi baterai Flooded Battery.
Input rating kapasitas (contoh: 530Amp) lalu tekan OK.
Interface digital untuk membaca data dari ECU dan mendeteksi kode kesalahan sistem (DTC).
Pasang alat ke port OBD, nyalakan kontak ke posisi ON, lalu pilih merk kendaraan.
Tunggu loading. Hasil "No Fault Code" menandakan sistem normal. Jika ada kode (P-code), catat untuk laporan.
Target Suhu
12°C - 14°C
Pasang pada kisi-kisi AC, jalankan mesin di posisi paling dingin. Suhu di atas 18°C mengindikasikan kurangnya freon.
Arahkan pada Cover Mesin, Mounting, dan Pulley Stator untuk deteksi suara desingan abnormal.
Verifikasi keaslian surat berharga (STNK & BPKB) menggunakan pancaran sinar UV untuk memunculkan watermarking/logo air tersembunyi.